Sharing is Caring
Bagi anda para blogwalker mungkin sudah tidak asing dengan ungkapan tersebut, ungkapan sharing is caring biasanya terdapat di bagian akhir sebuah artikel web yang berfungsi untuk mengingatkan mengenai pentingnya berbagi/menginfokan tentang artikel yang telah anda baca ke teman-teman anda.
Well, sebenarnya saya ingin berbagi beberapa event yang pernah saya ikuti dimana saya sebagai panitia event tersebut. Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari Kamis, 17 Desember 2015 Kopma dr.Angka ITS mengadakan kegiatan Sharing tentang Perkoperasian di sebuah SMK yang berada cukup dekat dengan kampus ITS yakni SMK Adhikawacana yang terletak di Keputih Gang IIIC kompleks perumahan. Kegiatan ini adalah bagian dari program kerja bidang humas yaitu Bakti Kopmaku. Jujur saja, event ini terbilang mendadak, terlebih ini sudah mulai memasuki akhir kepengurusan kabinet Kopma Beraksi.
Sebelumnya, SMK Adhikawacana dan Kopma dr.Angka ITS sudah menjalankan kerjasama, beberapa siswa yang kini sudah masuk kelas 3 pernah magang di kopma. Di SMK Adhikawacana tersebut, ada beberapa jurusan diantaranya adalah jurusan perkantoran, akuntansi, pemasaran, dan administrasi bisnis. Alhamdulilah, pihak sekolah mengizinkan pelaksanaan kegiatan bakti kopma ku ini yang bisa dibilang adalah kegiatan sosialisasi tentang koperasi mengingat pihak SMK Adhikawacana belum mempunyai koperasi siswa.
Pada pukul 09.00 Anggota kopma yang mempunyai waktu longgar dan berkesempatan untuk ikut memeriahkan kegiatan ini berkumpul di sekretariat kopma dr.Angka ITS.
Pada pukul 09.30 acara dimulai, diawali dengan pembukaan oleh MC yaitu saya sendiri, memperkenalkan para anggota kopma yang hadir pada saat itu, yaitu ada Mbak Fefy, Serly, Dinyil, Mere dan Mas Bayu. Setelah perkenalan, dilanjutkan dengan materi tentang "Apa Itu Koperasi" oleh Dinyil dan Mere, Mereka sangat baik dalam menyampaikan materi, terlebih presentasinya juga menampilkan video tentang koperasi yang mudah dipahami oleh peserta. Selain itu, feedback yang diberikan peserta juga banyak. Untuk Materi kedua, tentang koperasi dan AEC oleh Mas Bayu, saya tidak mengikuti materi ini lengkap karena pukul 10.30 Aku dan Serly kembali ke kampus karena pukul 11.00 ada kelas.
Selain acara bakti kopmaku, Saya juga pernah menjadi panitia dalam subevent di kegiatan Kampung Mandiri dan Unggul (Kamandanu HMTL) pada saat itu, diadakan kelas inspirasi untuk para anak di kampung Mojo dan dilaksanakan di Kebun Bibit Bratang, Surabaya. Saya sebagai anggota sie Perlengkapan menyiapkan puzzle yang digunakan untuk game di acara tersebut. Dan saya nglembur ngerjain itu, sorenya baru ngeprint di kertas poster A3 kan lalu membuat polanya saya dibantu teman yang satu sie dengan saya. Lalu malamnya, saya ngerjain di Asrama di kamarnya Esti, dari mulai gunting dan nempelin ke kardus biar si puzzle nya kuat. Saya sampe nginep di Kamar Sita sampai keesokan harinya, kami bangun kesiangan dan buru-buru ke lokasi kebun bibitnya. hewhewehew.
Di Acara kelas inspirasi itu, ada 2 pemateri yang pertama itu cewek, alumnus Teknik Lingkungan ITS juga yang sekarang kerja di Metro TV sebagai reporter. Dia menginspirasi peserta jikalau pekerjaan itu bukan hanya dokter, lalu dia juga memberi contoh gimana cara menjhadi reporter dan wartawan ke peserta.
Pemateri kedua itu, Mas siapa ya namanya, saya lupa maaf ya. beliau adalah seorang pendongeng dan juga penyiar radio. Aduh dengerin cerita nya dia, bikin teringat cita-cita saya dulu sewaktu SD pengen jadi penyiar radio, dan di buku memori kelas 6 saya juga nulis cita-cita saya mau jadi penyiar radio loh, e tapi sampai sekarang belum kesampaian. Si masnya juga mengingatkan kalau mendongeng itu banyak manfaatnya.
Acara Kelas Inspirasi Kamandanu tersebut ditutup dengan permainan puzzle yang super seru, karena untuk memecahkan puzzle, peserta disuruh mencari ke spot-spot yang beda dan dibagi jadi 3 kelompok. Aku seneng melihat mereka si anak-anak yang masih polos itu pasang muka bahagia waktu nyusun puzzle nya, ga sia-sia saya ngerjain puzzlenya sampai mengungsi ke asrama. :D
Yak, mengajar dan berbagi ilmu itu memang bisa dilakukan kapanpun, tak perlu menunggu mahir dan expert untuk berbagi ilmu. Mengajarpun juga bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti salah satunya adalah kelas inspirasi dan sharing. kita sebagai anak muda pun juga bisa ikut andil didalam pendidikan Indonesia dengan menghormati para pengajar kita, mengaplikasikan ilmunya, dan yang paling penting membagikan ilmu yang kita punya kepada orang lain. Yuk jadi anak muda yang suka mengajar dengan berbagi ilmu dan jadilah terobosan perubahan untuk pendikan di Indonesia. Salam sayang dari Syifa :)
Senin, 28 Desember 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar
komen ya, makasih :)