Kamis, 31 Desember 2015

Selasa, 29 Desember 2015

Mabuk Coklat di Kampung Coklat Blitar

Coklat? Siapa yang tidak tahu tentang makanan ini? Saya yakin semua orang tahu coklat dan mungkin sangat suka dengan olahan biji kakao ini.

Bagi anda yang sangat suka cokelat, tak lengkap bila tak mengunjungi kampung cokelat yang terletak di Blitar ini tepatnya di Jl. Banteng - Blorok No. 18 RT. 01 / RW. 06, Desa Plosorejo, Kademangan, Blitar Jawa Timur,

Pada hari Jumat, 25 Desember 2015, Saya berkesempatan untuk mengunjungi kebun cokelat. Saya berangkat dari rumah nenek saya di Wilayah Kecamatan Wates, Kediri pukul 07.00 pagi dan tiba di lokasi pukul 08.30. Pagi itu, pengunjung masih sepi dan bisa dihitung jari, para pekerja juga masih terlihat sedang persiapan untuk membuka stan makanan dan ada yang bersih-bersih.
Di tempat ini, suasana nya sejuk, kebun coklat ini dari luar di pintu gerbangnya nampak seperti bangunan rumah biasa, namun setelah masuk di lorongnya, anda akan disuguhi dengan infografis berisi asalmula coklat,kakao yang berasal dari suku mesoamerika, kakao  yang dulu dinamakan kakawa, dan info lain tentang coklat biasa anda temukan di lorong ini. Meskipun nampak kecil dan seperti rumah biasa dari luar, ternyata bangunan di dalamnya cukup luas.
Sebelum masuk, anda dikenakan tarif tiket masuk sebesar 5000rupiah. Tiket ini hanya berlaku untuk masuk saja, belum termasuk ongkos untuk menikmati wahana yang ada.

Setelah membayar tiket, kami sekeluarga menyempatkan untuk berfoto di depan pintu masuk, ini diaa, by the way itu ekspresi saya agak fail jadi maafkan ya.

Setelah puas berfoto, kami pun masuk ke dalam kampung coklat yang sedang naik daun ini.
Suasana di dalam sangat rindang dan sejuk akibat banyaknya tumbuhan kakao. Juga ada spot untuk terpapi ikan, overall penataannya sangat bagus, disediakan tempat cuci tangan juga di bebberapa titik, ada tempat live musik, serta pengunjung juga bisa mencoba membuat coklat nya sendiri di ruangan yang telah disediakan.

Berhubung pagi itu, saya lapar, jadilah saya membeli makanan khas kampung cokelat, yups ini dia mie coklat, yang warnanya cokelat. Kalau rasanya sih, saya tidak bisa berkomentar banyak ya soalnya lidah orang kan beda-beda jadi kalau mau tau rasanya, yuk ke kampung coklat saja. Oh iya selain itu juga ada jus coklat yang super duper nikmat, es krim coklatnya juga ada dan enak loo, pokoknya kalau berkunjung ke kampung coklat bisa sampai puas mabuk makan coklat. so yummy:9 jus coklat, dan mie coklat ini tergolong murah kok cuma 7000an aja
penampakan mie coklat

popcorn coklat
 Oh iya, bagi yang kesini bersama keluarga, tempat ini menyediakan wahana anak lo, ada rumah balon, juga ada wahana perahu anak, juga disediakan ayunan di beberapa titik.

Jadi, sembari menunggu adik-adikku yang lucu itu naik perahu, aku mengamati para pekerja yang ada di dalam ruangan kaca, oh iya jadi di kampung coklat ini juga selain menjual hasil olahan coklat, mereka juga membuatnya disini, dengan ruangan yang tembus pandang, pengunjung bisa leluasa mengamati dari luar. Selain itu juga ada sentra penjualan ikan bagi anda yang gemar mengoleksi ikan hias.


fokus ke dalam kaca ya, mereka itu pegawai yang sedang membungkusi coklat dengan kertas aluminium, duh tangan mereka supercepat

selfie dulu, di antara banyak tumbuhan baby kakao yang masih imut. abaikan yang dibelakang saya itu sepupu namanya Rafi yang masih takut disunat uups

ini sepupuku yang super modis, Elsa lagi foto di infografis coklat di lorong


Setelah puas berkeliling, pukul 11.00 kami sekeluarga pulang, berhubung juga hari Jumat jadi musti siap-siap untuk jumatan, tak lupa kami membeli oleh-oleh coklat di toko souvenir. Di sana juga jual kaos, stiker, gantungan kunci juga. Oh iya, tante ku juga membeli bibit kakao yang akan ditanam di taman, kali aja tumbuh nanti bisa untuk dibangun rumah coklat hehehe. anyway, tempat ini benar-benar recommended untuk pecinta coklat. Selamat berpetualang :)


Senin, 28 Desember 2015

Sharing is Caring

Sharing is Caring

Bagi anda para blogwalker mungkin sudah tidak asing dengan ungkapan tersebut, ungkapan sharing is caring biasanya terdapat di bagian akhir sebuah artikel web yang berfungsi untuk mengingatkan mengenai pentingnya berbagi/menginfokan tentang artikel yang telah anda baca ke teman-teman anda.

Well, sebenarnya saya ingin berbagi beberapa event yang pernah saya ikuti dimana saya sebagai panitia event tersebut.  Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari Kamis, 17 Desember 2015 Kopma dr.Angka ITS mengadakan kegiatan Sharing tentang Perkoperasian di sebuah SMK yang berada cukup dekat dengan kampus ITS yakni SMK Adhikawacana yang terletak di Keputih Gang IIIC kompleks perumahan. Kegiatan ini adalah bagian dari program kerja bidang humas yaitu Bakti Kopmaku. Jujur saja, event ini terbilang mendadak, terlebih ini sudah mulai memasuki akhir kepengurusan kabinet Kopma Beraksi.

Sebelumnya, SMK Adhikawacana dan Kopma dr.Angka ITS sudah menjalankan kerjasama, beberapa siswa yang kini sudah masuk kelas 3 pernah magang di kopma. Di SMK Adhikawacana tersebut, ada beberapa jurusan diantaranya adalah jurusan perkantoran, akuntansi, pemasaran, dan administrasi bisnis. Alhamdulilah, pihak sekolah mengizinkan pelaksanaan kegiatan bakti kopma ku ini yang bisa dibilang adalah kegiatan sosialisasi tentang koperasi mengingat pihak SMK Adhikawacana belum mempunyai koperasi siswa.
Pada pukul 09.00 Anggota kopma yang mempunyai waktu longgar dan berkesempatan untuk ikut memeriahkan kegiatan ini berkumpul di sekretariat kopma dr.Angka ITS.

Pada pukul 09.30 acara dimulai, diawali dengan pembukaan oleh MC yaitu saya sendiri, memperkenalkan para anggota kopma yang hadir pada saat itu, yaitu ada Mbak Fefy, Serly, Dinyil, Mere  dan Mas Bayu. Setelah perkenalan, dilanjutkan dengan materi tentang "Apa Itu Koperasi" oleh Dinyil dan Mere, Mereka sangat baik dalam menyampaikan materi, terlebih presentasinya juga menampilkan video tentang koperasi yang mudah dipahami oleh peserta. Selain itu, feedback yang diberikan peserta juga banyak. Untuk Materi kedua, tentang koperasi dan AEC oleh Mas Bayu, saya tidak mengikuti materi ini lengkap karena pukul 10.30 Aku dan Serly kembali ke kampus karena pukul 11.00 ada kelas.



Selain acara bakti kopmaku, Saya juga pernah menjadi panitia dalam subevent di kegiatan Kampung Mandiri dan Unggul (Kamandanu HMTL) pada saat itu, diadakan kelas inspirasi untuk para anak di kampung Mojo dan dilaksanakan di Kebun Bibit Bratang, Surabaya. Saya sebagai anggota sie Perlengkapan menyiapkan puzzle yang digunakan untuk game di acara tersebut. Dan saya nglembur ngerjain itu, sorenya baru ngeprint di kertas poster A3 kan lalu membuat polanya saya dibantu teman yang satu sie dengan saya. Lalu malamnya, saya ngerjain di Asrama di kamarnya Esti, dari mulai gunting dan nempelin ke kardus biar si puzzle nya kuat. Saya sampe nginep di Kamar Sita sampai keesokan harinya, kami bangun kesiangan dan buru-buru ke lokasi kebun bibitnya. hewhewehew.

Di Acara kelas inspirasi itu, ada 2 pemateri yang pertama itu cewek, alumnus Teknik Lingkungan ITS juga yang sekarang kerja di Metro TV sebagai reporter. Dia menginspirasi peserta jikalau pekerjaan itu bukan hanya dokter, lalu dia juga memberi contoh gimana cara menjhadi reporter dan wartawan ke peserta.
Pemateri kedua itu, Mas siapa ya namanya, saya lupa maaf ya. beliau adalah seorang pendongeng dan juga penyiar radio. Aduh dengerin cerita nya dia, bikin teringat cita-cita saya dulu sewaktu SD pengen jadi penyiar radio, dan di buku memori kelas 6 saya juga nulis cita-cita saya mau jadi penyiar radio loh, e tapi sampai sekarang belum kesampaian. Si masnya juga mengingatkan kalau mendongeng itu banyak manfaatnya.
Acara Kelas Inspirasi Kamandanu tersebut ditutup dengan permainan puzzle yang super seru, karena untuk memecahkan puzzle, peserta disuruh mencari ke spot-spot yang beda dan dibagi jadi 3 kelompok. Aku seneng melihat mereka si anak-anak yang masih polos itu pasang muka bahagia waktu nyusun puzzle nya, ga sia-sia saya ngerjain puzzlenya sampai mengungsi ke asrama. :D






Yak, mengajar dan berbagi ilmu itu memang bisa dilakukan kapanpun, tak perlu menunggu mahir dan expert untuk berbagi ilmu. Mengajarpun juga bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti salah satunya adalah kelas inspirasi dan sharing. kita sebagai anak muda pun juga bisa ikut andil didalam pendidikan Indonesia dengan menghormati para pengajar kita, mengaplikasikan ilmunya, dan yang paling penting membagikan ilmu yang kita punya kepada orang lain. Yuk jadi anak muda yang suka mengajar dengan berbagi ilmu dan jadilah terobosan perubahan untuk pendikan di Indonesia. Salam sayang dari Syifa :)

Rabu, 23 Desember 2015

People Around Us

Apalah artinya diri ini, semua dari Allah, hanya dipinjamkan sementara.. Dari nafas, udara hingga usia, dan kebaikan dunia lainnya Masihkah pantas bertepuk dada bersombong hati atas segala yang dipunya?

Selasa, 22 Desember 2015

Selamat Hari Ibu, Ibuk

Kasih Ibu kepada beta, tak terhingga sepanjang masa. Hanya memberi, tak harap kembali, bagai sang surya, menyinari dunia.
Hari ini, Selasa 22 Desember 2015 diperingati sebagai Hari Ibu oleh Bangsa Indonesia. Bila menilik sejarah, Kenapa tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu ->
Peringatan Hari Ibu di Indonesia diawali dari berkumpulnya para pejuang perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatra dan mengadakan Konggres Perempuan Indonesia I pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta. 
Penetapan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu diputuskan dalam Kongres Perempuan Indonesia III pada tahun 1938. Bahkan, Presiden Soekarno menetapkan tanggal 22 Desember ini sebagai Hari Ibu melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959.
Penetapan Hari Ibu juga diilhami oleh perjuangan para pahlawan wanita abad ke-19 seperti M. Christina Tiahahu, Cut Nya Dien, Cut Mutiah, R.A. Kartini, Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Achmad Dahlan, Rangkayo Rasuna Said dan lain-lain. 
Hari Ibu di Indonesia diperingati untuk mengungkapkan rasa sayang dan terima kasih kepada para ibu yang telah melahirkan kita ke dunia.  Sumber = Republika

 Selamat Hari Ibu, Ibu Listyarini, Ibu bagi Alya Syifa Desyanti, Zahra Febriyanti Fareza, dan Maywira Qayyuma Azzain, serta Istri bagi Ayah, Miftakhudin. Semoga Ibu selalu sehat, kuliahnya lancar. Aamin
Ohiya, by the way, Ibu ku sedang meneruskan pendidikan D4 Kebidanan di Universitas Kadiri, Kediri, jadi setiap hari Minggu pagi, Ibu ke Kediri untuk Kuliah. Kalau Ayah, sedang sibuk skripsi di sebuah Universitas swasta di Ngawi, jurusan Hukum. doakan lancar ya, kalau adikku Reza sedang sibuk belajar mau UAN kelas 6, kalau dek Myra masih santai masih Playgroup, kalau Aku sendiri, Tanggal 28 - 31 Desember akan melangsungkan Ujian Akhir Semester, doakan lancar ya, Aamiin

Ini Nih, Syifa mau kasih Surat untuk Ibu, Sebenarnya ini mau aku kirim ke sebuah Radio di Event Menulis Surat untuk Ibu, berhubung deadline nya udah kelewat yakni 20 Desember kemarin, walhasil saya simpan sendiri, dan aku publikasikan di blog kesayangan ku ini :)

 Assalamualaikum Wr. Wb
Bersama surat inim aku menuliskan curahan hati untukmu, Malaikat tanpa sayap yang dikirim Allah untukku di dunia ini,
Apa kabar Ibuk hari ini?
Maafkan aku yang sok sibuk tak sering menanyakan kabar kepadamu, tak sesering aku menyapa teman dunia mayaku dengan gadget pemberianmu.
Aku memang bukan anak yang baik duhai Ibu. Aku tahu dan paham akan itu.
Aku tak selalu mengerti tentang keadaanmu, Aku tak tahu engkau sedang kesulitan keuangan, Aku tak tahu engkau sedang kebingungna dengan masalah pekerjaan, terkadang pula aku tak tahu engkau sedang menahan sakit.
Ibu, engkau adalah pribadi yang kuat, dan selalu ceria. Engkau yang mengajarkan aku tentang kejujuran,  tentang banyak hal tentang kehidupan ini. Maafkan aku anak sulungmu yang masih manja, dan belum bisa membahagiakanmu, mungkin saja selama aku hidup, hanya sebagian kecil aku membuatmu bahagia.

Ibuk, di hari Ibu ini, anak kecil mu yang mulai beranjak dewasa ini ingin mengucapkan terima kasih banyak atas semua pengorbanan yang sampai kapanpun tak akan bisa aku balas. Ibu, engkau adalah cahaya cinta sejati yang dikirim Allah kepadaku. Semoga Allah senantiasa melindungi Ibu.
dari anak sulungmu,
Surabaya, 22 Desember 2015
-ASD_

Senin, 07 Desember 2015

Segar Pasca Berkunjung ke Air Terjun Pengantin

Alhamdulillah bisa merasakan pulang ke Madiun di tengah banyaknya tugas kampus ehehehe, dan ini adalah sedikit cerita singkat tentang perjalanan yang saya dan keluarga lakukan.
Pada hari Sabtu pagi tanggal 5 Desember 2015 terlebih dahulu semua anggota keluarga melaksanakan tugasnya, sebelumnya, kami sekeluarga pergi ke makam untuk menanam bunga kamboja. Setelah itu, segera kami bergegas bersiap-siap, adikku Reza, ke sekolah dan melakukan UAS, dek Myra ke PAUD, Ibuk ke puskesmas untuk bekerja, Ayah ke samsat untuk membayar pajak tahunan sepeda motorku, dan aku mencoba menyalin catatan les online bahasa Inggris di dalam buku tulis.

Pada siang hari setelah semuanya pulang menjalankan tugas, kami semua mengisi perut untuk makan siang, selanjutnya kami cuss pergi ke Ngawi, tujuan utamanya adalah air terjun pengantin yang terletak di Dusun Besek, Desa Hargomulyo Ngawi. Anda dikenakan biaya masuk sebesar 4000 rupiah tiap
orang.

Well, uang ini digunakan untuk menambah fasilitas pengunjung. Wajar saja ketika anda memasuki kawasan air terjun banyak pekerja yang sedang mengerjakan fasilitas seperti tangga dan rumah makan.

Jalanan menuju air terjun ini sudah ada tangga nya, jadi anda tak perlu bersusah payah dengan jalanan berbatu yang terjal anda tinggal menuruni atau menaiki tangga yang tersedia.
ohiya, kenapa air terjun ini dinamakan air terjun pengantin, karena di kawasan air terjun ini terdapat dua pasang air terjun yang mengalirkan airnya dengan deras dan segar, sehingga itu mungkin yang menyebabkan air terjun ini dinamakan air terjun pengantin :D

Yey, akhirnya fullteam lagi

Rabu, 02 Desember 2015

Menjadi Dewasa


Pernah dengar kutipan "Menjadi tua itu mutlak, menjadi dewasa itu pilihan" ?
Ya, mengingat umurku juga sudah 19 tahun jadi cocoklah kalau nulis dengan judul "menjadi dewasa"
Yha, 19 tahun sebuah usia dimana seseorang tak lagi pantas dipanggil anak kecil.

Sebenarnya sudah pengen nulis ini semenjak negara api menyerang setelah tuntas baca novel Shikamaru Hiden. FYI aku baca novel ini tuh online dari hasil translate Japan-English-Indo di facebook nya Fanspage Dunia Naruto Indonesia. hehehe Maklum, belum terbit di Indonesia, kalaupun terbit juga gak beli juga . Plaak
Semenjak baca tuh novel, tahu sendiri kan (bagi yang mengikuti cerita Naruto) Shikamaru yang jenius dengan pemikiran-pemikirannya yang tertuang dari penulis di novel itu, Aku tuh ngerasa 'kok aku banget' Hm, maksudnya pernyataan Shikamaru tentang kehidupan, tentang beban amanah, harapan-harapan tentang lingkungan sekitar, dan tentang menjadi dewasa itu bikin aku tertohok, kita yang merasa gak ada perubahan gak sadar kalau perubahan itu datang dan pasti terjadi gitu.
Sebelumnya apa itu dewasa?
-KBBI
Dewasa = akil balig.
ya, kalau di Agama Islam, Dewasa ditandai dengan akil balig, atau masa dimana seseorang sudah dianggap mampu membedakan yang baik dan yang buruk.

Menjadi dewasa ya?
Pernahkan kalian berpikir
 Pas SD liat anak SMP ->  WAW
 Pas SMP liat anak SMA -> WOW
 Pas SMA liat anak kuliahan -> WIH
Tapi pas kamu ada di masa-masa SMA atau kuliah, kamu gak ngerasa ada yang beda ataupun berubah gitu, tetap aja merasa jadi anak kecil. Mungkin juga ini dipengaruhi dari efek nonton FTV pas jaman masih SD yang ngeliat pemain-pemain yang jadi anak SMP, SMA yang terlihat dewasa alias puber usia dini.

Dari sini aku mikir apa jangan-jangan dewasa itu mitos? ekeke mulai ngelantur.
Pernah denger juga gak kalau dewasa itu adalah anak kecil yang terjebak di dalam tubuh yang membesar. Well mungkin kutipan di paling atas postingan ini memang benar, jikalau Dewasa itu Pilihan.

hm, Tapi mau gak mau pilihan itu harus diambil. Gak mau kan, masih dianggap anak kecil, jadi harus berproses untuk jadi dewasa (pendewasaan). Pada waktu yang akan datang setiap manusia juga pasti jadi tua, well, Perubahan itu pasti dan setiap Perubahan itu ada risiko yang harus dihadapi.
Di saat sudah tua gitu belum bisa nentuin prioritas yang dipilih atau mengeluarkan keputusan yang diambil ya malu dong.

Oh iya, aku mau ngucapin selamat ulang tahun teruntuk diriku sendiri, Rabu, 2 Desember 2015 kali ini tepat berusia 19 tahun. Semoga yang disemogakan terwujud, semoga semakin dewasa, dan selamat memantaskan diri, Tsaah

"Dewasalah untuk berpikir kalau kamu memang harus bersikap dewasa "-Alya Syifa Desyanti 2015 (IYKWIM)

Sebenarnya ini adalah sebuah tulisan yang aku tulis di buku diary sejak bulan Juli 2015 kemarin, dan rencananya aku publish tepat tanggal 2 Desember 2015 e tapi telat :)
Jadi ini aku tulis tanggal 10 Desember 2015 tapi aku atur waktu publish nya tanggal 2 Desember 2015  :V
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...