Selasa, 26 Januari 2016

Kafe Kopi: Bubur

Kafe Kopi: Bubur: Karya:  Putri Tsalasa Diikutsertakan dalam lomba songfiction: Kisah di Bulan Januari             Kembali ku teguk secangkir kop...

Jumat, 15 Januari 2016

Berburu Barang Unik dan Kado-Able di Surabaya

Siapa sih yang gak suka barang unik ? terlebih kalau buatan tangan a.k.a handmade gitu. Pasti semua suka, Lebih kerennya lagi kalau itu barang asli buatan Indonesia. wih, mau banget dong. Nih aku mau review tempat dimana, teman-teman bisa mendapatkan barang handmade lucu, dan kado-able di Surabaya, yakni di Dekranasda yang beralamat di



Nah, sekali dayung, dua pulau terlampaui. Maka pas hari terakhir sebelum kami pulang ke rumah masing-masing. Kami singgah ke Dekranasda nya untuk beli oleh-oleh atau  sekadar window shopping ala ala strolling so casually gitu (ada aja padahal emang gapunya duit buat beli), contohnya aku nih, yang cuma beli camilan kedelai yang cuma seharga Rp6000. Padahal sendirinya pengen beli macam-macam, apalagi aku naksir berat sama binder yang ada tempat semacam dompetnya yang unyu warna ungu, aku niatnya pengen beli itu buat aku pake jadi agenda, tapi apa daya uang tak ada, dan aku hanya pulang dengan Mupengnya menahan keinginan yang belum tersampai :'( . Sabar syif, nabung dulu.pokoknya kalau sudah punya uang aku mau beli itu binder, atau mungkin ada yang mau belikan? eh yang satu ini ngarep banget.

Dekranasda ini tempatnya cozy sejenis lah sama tempat souvenir yang ada di Bali atau Malioboro. Terbagi menjadi 2 lantai. Lantai pertama nya jual macam-macam, dari mulai tas, cincin akik, gantungan kunci, sepatu, kerajinan kulit, kerajinan kayu, juga makanan. Kalau lantai dua, ada berbagai macam koleksi batik dari berbagai daerah, semuanya batik tulis yang beraneka warna dan keren. Pokoknya, recommended banget lah buat teman-teman yang pengen kasih kado atau mengoleksi barang yang unyu, datang aja ke Dekranasda Surabaya ini.







 


Selasa, 12 Januari 2016

Going back to 2015

Asalamualaikum, Halo semuanya Bagaimana hari ke-dua-belas di bulan Januari Tahun 2016 ini? Masing-masing kita pasti punya cerita sendiri, begitu pula dengan tahun 2015 yang telah terlewati. 365 hari tersebut pasti memiliki momentum-momentum tertentu bagi kita. Lalu Apa saja yang terjadi dalam setahun 2015 bagi Syifa?

Senin, 11 Januari 2016

Kosong

Terduduk aku di bangku pojokan perpustakaan
Dikelilingi bangku-bangku kosong tak bertuan
Mulai kubuka plastik LDPE berisi makanan dan minuman
Ah, sudah berapa hari aku tak makan nasi,
Memang benar, Aku hobi menyiksa tubuhku sendiri
 
Kalau mau bilang, jujur saja aku bingung,
Bingung memikirkan apa yang ingin aku pikirkan
Ku tatap sendu hamparan rumput hijau yang mulai meninggi,
Ah, efek hujan di bulan Desember, menghijaukan kembali rerumputan gersang

Tiba-tiba ada sosok makhluk kecil menghampiriku,
mengisi tempat kosong disampingku
Felis silvestris catus berwarna pirang menatapku dengan pandangan mata tak terartikan,
Mungkin saja ia ingin menemaniku yang sedang mengalami kekosongan,
Mungkin saja ia juga kesepian
atau mungkin ia mempertanyakan kenapa aku disini,

Oh iya, Sebenarnya apa tujuanku disini?
Aku pun tak tahu
Disaat yang lain sedang berlibur dan berkumpul dengan keluarga,
Aku masih tinggal di tempat  perantauan ini.
Menunda kepulangan,
Bukan kali ini saja ini terjadi,
Menunda ya, Ah aku benci mengatakannya
Tapi aku selalu saja punya alasan untuk menghindari banyak hal dihadapanku.

Tahun berganti,
Ikon kampus berganti,
Jalan lingkar ditransformasi,
Pintu masuk perpustakaan diganti,
2016
Dan Aku Masih Seperti Ini
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...